Selasa, 09 Oktober 2007

Arus Mudik Mulai Ramai

-- Diperkirakan 5500 Penumpang Berangkat

Batam,Tribun-- Prediksi terjadi lonjakan penumpang H-3 menjelang lebaran mulai terlihat. Pengelola Bandara Hang Nadim Batam memperkirakan ada 5500 penumpang akan terbang meninggalkan Batam.

Menurut Ir Razali Abubakar Kepala UPT Bandara Hang Nadim Batam untuk jumlah penumpang yang berangkat, Rabu (10/10) diperkirakan mencapai 5500 orang. Jumlah ini bertambah sekirat 17 persen dibandingkan H-4 di posisi 5207 orang berangkat.

" Mulai terlihat ramai hari ini di terminal keberangkatan. Sejak pagi, penumpang yang mudik terus berdatangan, bahkan jumlah penumpang tetap terlihat masuk walau pesawat baru akan datang satu hingga dua jam lagi,"ujar Razali dalam pemantauan harian di Bandara Hang Nadim Batam.

Ditambahkan Razali, puncak akan terjadi pembludakan penumpang dari pagi hingga malam hari pastinya H-2, karena seluruh maskapai penerbangan memberlakukan penerbangan ektra satu hingga kali penambahan.

" Jika sekali terbang ada 125 tempat duduk, maka jumlah penumpang yang akan berangkat untuk 50-60 kali penerbangan, bisa mencapai 5000 hingga 6000 penumpang diperkirakan,"ujar Razali lagi.

Sementara itu, Misran Station Manager Sriwijaya Hang Nadim Batam membenarkan kalau hari ini dimulai penerbangan tambahan satu kali ke Jakarta.

" Penerbangan kita hari memberangkatkan sekitar 125 penumpang kali empat kali terbang maka ada 500 orang kita mudik. Penerbangan tambahan itu rute Batam-Jakarta pukul 16.50 WIB. Sedangakan penerbangan lainya pada jam normal. Sedangkan penjualan tiket kemungkinan kecil dapat terjadi lagi, terutama pemberangkatan dadakan," ujar Mistran lagi.

Tertipu Asuransi

Ditengah keramaian arus balik penumpang, berbagai jasa pelayanan turut hadir membantu. Namun, keberadaan jasa asuransi tambahan di lantai dua terminal keberangkatan penumpang cukup membingungkan seorang penumpang yang akan berangkat mudik ke Lombok Nusa Tenggara Barat.

Mahdan mengaku pertama kali ini naik pesawat sendiri untuk mudik pulang kampung. Dirinya merasa tertipu harus membayar uang asuransi lagi 10 ribu dan belum lagi bayar sana-sini.

" Saya dipanggil orang itu, ditanya ada asuransi ketika saya bilang tidak tahu, dia melihat tiket dan setelah itu langsung di klipkan lembaran asuransi. Tiket dikembalikan dan saya harus bayar uang Rp 10 ribu. Saya bayar saja, takut tidak ada asuransi itu tidak naik pesawat,"ujar Mahdan yang geleng kepala atas ketidaktahuaanya.

Menyikapi masalah asuransi tambahan ini, Kepala Bandara Hang Nadim beberapa waktu lalu pernah menginformasikan kalau pembaliaan asuransi tambahan tidak wajib. Ir Razali mengingatkan kepada operator asuransi menawarkan dulu asuransi kepada calon penumpang, bukan langsung main potong dan minta bayaran.

" Boleh beli boleh tidak, asuransi tambahan itu sifatnya tidak memaksa. Penumpang berhak tidak membeli,"ujar Razali waktu itu. (ded)


(ded)

Read More......

Kemungkinan Sholat Id Cerah



Batam,Tribun - Diperkirakan umah muslim di Kota Batam yang akan melaksanakan sholah ID 1 Syawal 1428 Hijiriah pada pagi hari 13 Oktober mendatang kemungkinan tidak akan diguyur hujan. Namun siang harinya usai sholad ID terebut, cuaca berubah drastis yakni hujan lebat disertai petir.

Demikian disampaikan Kepala Seksi data dan informasi Badan Metreoligi dan Geofisika (BMG) Hang Nadim Batam, Sunarto kepada wartawan diruang kerjanya,kemarin.

"Kemungkinan dipagi hari disaat pelaksanaan sholat tidak turun hujan. Akan tetapi, menjelang siang hingga sore berpotensi tinggi untuk terjadi hujan," ujarnya sambil menunjukan gambar dari layar monitor yang menditeksi fenomena pergerakan alam.

Dia mengatakan gejala akan turun hujan belum tampak di pagi hari , namun kiriman kabut asap dari Sumatera dan Malaysia yang menyelimuti udara di Kepri berpotensi menurunkan hujan pada siang harinya.

"Ada ratusan titik api yang ada di Sumatera dan Malaysia yang terditeksi," katanya.

Untuk perkiraan cuaca dalam hitungan tiga hari kedepan, hujan tidak hanya terjadi disiang hari. Bahkan hujan juga melandai Kota Batam di malam harinya. Namun hujan yang turun sifatnya hanya hujan lokal.

"Lamanya interval terjadi hujan hanya satu sampai dua jam turun hujan," jelasnya.
Sementara itu untuk kecepatan angin dan ketinggian ombak di wilayah Kepri masih tergolong normal. "Tinggi ombak antara 1 meter - 1,5 meter. Dan kecepatan angin 15 knot samapi 25 knot. Ini masih termasuk normal," katanya. (ded)

Read More......

Buka Puasa Bersama Walikota Batam dengan Pers






Read More......

Rapi Terima Panggilan Emergency



-- Rapi Monitor di 143.400 Mhz


Batam,Tribun-- Selain satuan pengamanan mudik dari Polisi dan TNI, sebuah organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi) wilayah Kepri juga memberika bantuan pengamanan dalam bentuk menjaring informasi seputar arus mudik dan keberangkatannya.


Pungky Setyo Ketua Rapi wilayah Batam mengatakan kegiatan pengamanan mudik tahun2007 ini merupakan yang kedua kalinya organisasi Rapi Batam ikut serta. Bentuk pengamanan yang diberikan berupa sarana komunikasi langsung selama 24 jam.

" Kita melibatkan 60 orang personil untuk pengamanan mudik tahun ini. Mereka kita tempatkan selain di Bandara, juga diseluruh pelabuhan laut di Batam, terutama di Sekupang dan Telaga Punggur. Setiap saat anggota memberikan laporan kodisi terakhir ditempat mereka bertugas. Selain itu kami juga melibatkan anggota di jalanan,"ujar Pungky, lagi.

Masyarakat umum dapat mengakses informasi mudik melalui frekuensi 143.400 Mhz sebagai frekuensi emergensinya. Sedangkan untuk mengetahui informasi mudik di Bandara Hang Nadim silahkan ke Frekuensi 143.450 Mhz dan informasi mudik di pelabuhan Laut di Frekuensi 143.650 Mhz.

" Anggota silahkan memanggil tim dengan kode " Rapi Batam Monitor", maka anggota akan menjawab dan akan memberikan informasi yang ada,"ujar Pungky lagi. (ded)

Read More......

Minggu, 07 Oktober 2007

Bangun Kepercayaan yang Diberikan



-- Buka Bersama PT Tata Cakra Graha


Batam,Tribun-- PT Tata Cakra Graha adalah perusahaan Nasional penyedia jasa tenaga pengamanan (sekuriti) yang memiliki cabang hampir di seluruh Indonesia. Perusahaan dibawah asuhan sejumlah Purnawirawan TNI dan Polri ini juga memberika pelayanan khusus pengamanan bagi tamu negara seperti pengamanan khusus Presiden Amerika tahun lalu.


Untuk mensyukuri dan mengevaluasi kerjanya, sejumlah pimpinan PT Tata Cakra Graha Cabang Batam menggelar buka puasa bersama dengan seluruh seluruh kepala satuan (chip) dan kelapa regu (danru) dari 33 perusahaan besar dan industri yang dilayaninya Minggu (7/10) . Acara dihadiri seluruh pengurus dari TNI dan Polri yang masih aktif hingga yang Purnawirawan berlangsung santai diadakan di Rumah Makan Kak Da'dut Baloi.

AKBP Puja Laksana selaku Pembina Daerah PT Tata Cakra Graha Cabang Batam berharap buka puasa ini ajang saling memberikan informasi serta lebih memperkuat kerja, sehingga kepercayaan perusahaan yang dilayani semakin kuat.

" Kita hanya sebagai mediator agar kinerja anggota lebih kuat dilapangan, yang pada akhirnya akan lebih mendapat kepercayaan lagi. Kebersamaan kita kali ini akan membuat kita berhasil. Mari kita satukan ilmu yang kita dapat selama kita menjadi abdi negara, aplikasikan kemampuan pada tugas dan kerjaan kita saat ini Harus kita akui, jasa pengamanan saat ini sudah sangat banyak, tapi marilah kita menjadi yang terbaik diantaranya,"ujar Puja,yang kesehariaanya sebagai Kasat II Ditreskrim Polda Kepri ini.

Puja juga meminta kepada anggota agar bekerja pengamankan itu tidak asal-asalan, jika itu terjadi, resiko tidak hanya ditanggung secara pribadi, tapi organisasi juga akan ikut didalamnya.

Sementara itu, Salim, Pimpinan PT Tata Cakra Graha Cabang Batam mengucapkan terimakasi atas kedatangan para pembina dari berbagai satuan yang tergabung dalam perusahaan ini.

"Kekompakan kita saat ini merupakan modal penting untuk kita maju bersama. Salam pimpinan kita di pusat, agar kinerja ini lebih ditingkatkan,"ujar Salim singkat. (ded)

Read More......

Mandala Delay 7 Jam

Mandala Delay 7 Jam

Maskapai Mandala Air Line Batam menjadi maskapai pertama yang mengalami keterlambatan penerbangan pertama saat musim mudik memasuki H-7 lebaran . Semestinya calon penumpang Mandala untuk penerbangan Batam-Jakarta Sabtu (6/10) berangkat pukul 15.00 WIB dihari normal, diundur menjadi pukul 23.00 WIB malam,

Seorang keluarga penumpang bernama Eddy S, Minggu (7/10)menceritakan keterlambatan tersebut. Menurutnya pihak Mandala membuat calon pemunapang dan keluarga penghantar kelamaan menunggu. Dalam daftar tiket keberangkatan dibuat pukul 15.00 WIB, tapi pemberangkatan diundur menjadi hampir tengah malam.

" Tentulah kita panik, ada 7 jam kita menunggu. Itu bukan waktu yang sebentar dan pastinya kita tidak bisa tukar tiket kerena ini musim mudik lebaran, sudah tiket susah dicari, kalau ada pasti harganya mahal. Jadi kita pasrah saja menunggu waktu itu,"ujar Eddy seruis.

Ditambahkan Eddy S selama menuggu, pihak operator hanya menginformasikan bahwa pesawat keberangkatan menggunakan Air Bus dan akan mengakut 170 orang penumpang.
Indah Irwansyah Kepala Pemanduan Lalulintas Udara di Tower membenarkan adanya pesawa Mandala terbang sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu malam.

Informasi yang diterima ternyata keterlambatan penerbangan karena pihak Mandala hanya mengaktifkan satu pesawat saja, untuk melayani rute keberangkatan dari Padang, Jambi, Medan dan Jakarta.

" Kita dapat informasi kalau Mandala mengubah keberangkatan penumpang untuk Batam-Jakarta pada pemberangkatan terakhir. Kita ketahui, saat ini Mandala membuka rute penerbangan baru Batam Medan. Inilah yang membuat penerbangan terakhir mereka jadi sangat terlambat,"ujar Indah lagi.

Dijelaskan Indah, pastinya keterlambatan ini tidak terkait dengan adanya kerusakan pesawat Mandala itu sendiri. Sedangkan penerbangan lain, masih normal jika terjadi keterlambatan berangkat 30 hingga 60 menit, mengingat chek in hingga passasing barang penumpang akan sangat ramai tentunya.(ded)

Read More......